KAMAKSI Sebut Sikap Kooperatif Bank Jakarta Perkuat Kepercayaan Publik

KAMAKSI Sebut Sikap Kooperatif Bank Jakarta Perkuat Kepercayaan Publik

 

WARTASUNDA.COM – Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) menilai sikap Bank Jakarta yang menghormati proses hukum terkait pemberian fasilitas kredit kepada PT RMU mencerminkan komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

Ketua Umum KAMAKSI, Joko Priyoski, mengatakan hasil pemantauan dan investigasi organisasinya menunjukkan aktivitas operasional Bank Jakarta tetap berjalan normal meski proses hukum masih berlangsung.

Menurutnya, tidak ditemukan adanya gangguan terhadap pelayanan kepada nasabah maupun kegiatan bisnis perusahaan.

“Kami melihat langkah Bank Jakarta yang menyatakan siap kooperatif kepada aparat penegak hukum merupakan sikap yang tepat. Komitmen terhadap transparansi menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap industri perbankan,” kata Joko di Jakarta, Kamis (16/7/2026).

KAMAKSI Ingatkan Pentingnya Asas Praduga Tak Bersalah

Joko mengajak masyarakat untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum proses hukum selesai dan memiliki putusan yang berkekuatan hukum tetap.

Menurut dia, setiap tahapan penyelidikan maupun penyidikan harus dihormati sebagai bagian dari mekanisme penegakan hukum di Indonesia.

“Kita harus mampu membedakan antara proses hukum dengan putusan hukum. Ketika sebuah institusi bersikap terbuka dan kooperatif, hal itu justru menunjukkan penghormatan terhadap mekanisme hukum yang berlaku. Asas praduga tak bersalah harus tetap dijunjung,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar informasi mengenai perkara hukum disampaikan secara proporsional sehingga tidak menimbulkan spekulasi yang dapat memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan.

Operasional Bank Jakarta Tetap Berjalan Normal

KAMAKSI mengapresiasi pernyataan manajemen Bank Jakarta yang memastikan seluruh kegiatan operasional dan pelayanan kepada nasabah tetap berlangsung seperti biasa.

Joko menilai kepastian tersebut penting untuk menjaga stabilitas industri perbankan yang sangat bergantung pada kepercayaan masyarakat.

“Dari hasil pemantauan kami, layanan kepada nasabah tetap berjalan normal. Hal ini menunjukkan proses hukum yang sedang berlangsung tidak mengganggu operasional maupun pelayanan perusahaan,” katanya.

Menurutnya, kemampuan menjaga kualitas layanan di tengah dinamika yang berkembang menjadi salah satu indikator profesionalisme sebuah lembaga keuangan.

Penguatan Tata Kelola Dinilai Jadi Modal Transformasi

Selain menghormati proses hukum, Bank Jakarta juga dinilai terus memperkuat sistem pengendalian internal, manajemen risiko, serta penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Joko menilai langkah tersebut menjadi fondasi penting bagi penguatan daya saing bank daerah di tengah transformasi industri perbankan nasional.

“Penguatan sistem pengendalian internal, kepatuhan, dan manajemen risiko merupakan elemen penting dalam membangun lembaga keuangan yang sehat, transparan, akuntabel, dan dipercaya masyarakat,” ucapnya.

KAMAKSI Ajak Publik Menunggu Hasil Proses Hukum

KAMAKSI mengimbau masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada aparat penegak hukum menyelesaikan proses yang sedang berjalan secara profesional, independen, dan berdasarkan alat bukti.

Joko menegaskan setiap proses hukum harus berlandaskan fakta, bukan asumsi ataupun opini yang berkembang di ruang publik.

“Kami mengajak seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Aparat penegak hukum perlu diberikan ruang untuk bekerja secara objektif, sementara masyarakat tetap menjaga kepercayaan terhadap sistem perbankan nasional,” tuturnya.

Sebelumnya, manajemen Bank Jakarta menyatakan menghormati seluruh proses hukum terkait fasilitas kredit kepada PT RMU. Perseroan juga menegaskan siap bersikap kooperatif dengan menyediakan data maupun informasi yang dibutuhkan aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Bank Jakarta memastikan seluruh aktivitas operasional, pelayanan kepada nasabah, serta penerapan prinsip kehati-hatian, transparansi, akuntabilitas, dan Good Corporate Governance (GCG) tetap berjalan optimal sebagai bagian dari transformasi perusahaan menuju industri perbankan yang lebih sehat dan terpercaya.***

IKLAN KONTEN
728 x 90 atau 336 x 280