Hoaks Kelangkaan BBM Picu Panic Buying di Aceh Tengah dan Bener Meriah, Pertamina Pastikan Stok Aman hingga Lebaran

Hoaks Kelangkaan BBM Picu Panic Buying di Aceh Tengah dan Bener Meriah, Pertamina Pastikan Stok Aman hingga Lebaran

ACEH TENGAH – Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah dalam beberapa hari terakhir dipicu oleh informasi keliru yang beredar di media sosial dan pesan berantai WhatsApp mengenai kelangkaan bahan bakar minyak (BBM).

Isu tersebut memicu kepanikan sebagian masyarakat yang kemudian membeli BBM dalam jumlah besar, bahkan menggunakan jeriken.

Akibatnya, antrean kendaraan di beberapa SPBU mengular hingga ratusan meter dan sempat menimbulkan kemacetan, terutama menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri.

Narasi yang beredar menyebutkan bahwa pasokan BBM yang datang merupakan “kiriman terakhir”, sehingga masyarakat diminta segera mengisi penuh tangki kendaraan. Informasi tersebut kemudian viral di berbagai platform media sosial dan memicu aksi panic buying di sejumlah wilayah.

https://wartasunda.com/post/kecelakaan-beruntun-10-kendaraan-di-km-93-tol-cipularang-arah-jakarta-dua-orang-tewas

Padahal, pemerintah daerah bersama PT Pertamina (Persero) memastikan distribusi BBM di wilayah Aceh tetap berjalan normal dan stok dalam kondisi aman.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menegaskan bahwa ketersediaan BBM untuk wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah masih mencukupi.

Ia menyebutkan kapal pengangkut BBM dari Pertamina baru saja bersandar untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat di wilayah tersebut.

Berdasarkan data pemerintah daerah, stok BBM yang tersedia saat ini meliputi sekitar 4,36 juta liter Pertalite, 1,34 juta liter Pertamax, serta sekitar 2,3 juta liter Solar.

Selain itu, pasokan LPG untuk kebutuhan rumah tangga juga dipastikan dalam kondisi cukup.

Sementara itu, Kepolisian Daerah Aceh turut mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Aparat kepolisian juga meningkatkan pengawasan di SPBU guna mencegah praktik penimbunan BBM.

Kabid Humas Kepolisian Daerah Aceh, Joko Krisdiyanto, menegaskan pihaknya akan menindak tegas siapa pun yang mencoba menimbun BBM untuk kepentingan pribadi.

“Stok BBM di Aceh aman. Kami mengimbau masyarakat tidak terpengaruh hoaks dan tidak melakukan penimbunan. Jika ditemukan pelanggaran, akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berasal dari media sosial. Warga diminta memastikan kebenaran kabar melalui sumber resmi agar tidak memicu kepanikan di tengah masyarakat.

Dengan distribusi yang tetap berjalan normal, masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan agar pasokan tetap stabil dan tidak menimbulkan kelangkaan buatan di lapangan menjelang Idulfitri.***

IKLAN KONTEN
728 x 90 atau 336 x 280