Sekolah Rakyat Hadirkan Harapan Baru: Pendidikan Gratis dan Berasrama untuk Anak Kurang Mampu
WARTASUNDA, JAKARTA – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program Sekolah Rakyat, sebuah inisiatif yang menjadi simbol keseriusan negara menghadirkan pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

Program ini menyediakan pendidikan gratis, asrama, makanan bergizi, dan layanan kesehatan yang menyeluruh bagi siswa.
Diluncurkan pada Juli 2025, Sekolah Rakyat menjelma menjadi motor baru dalam agenda pemerataan pendidikan nasional.
Dalam tempo singkat, jumlah sekolah bertambah dari 63 menjadi 165 titik, menampung lebih dari 15.000 siswa aktif di berbagai daerah, dari Jawa hingga Papua.
“Kami ingin memastikan tak ada anak Indonesia yang putus sekolah karena kemiskinan,” ujar Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Selasa (21/10/2025).
“Anak-anak ini tidak hanya diajar pelajaran umum, tetapi juga dibekali keterampilan hidup dan nilai kedisiplinan.”
Sekolah Rakyat: Pendidikan yang Menyentuh Akar Sosial Konsep Sekolah Rakyat berbeda dari sekolah konvensional.
Model ini memadukan pendidikan formal, pembentukan karakter, dan pelatihan vokasional dalam satu lingkungan berasrama.
Negara menanggung seluruh biaya hidup siswa mulai dari kebutuhan belajar, makan, hingga perawatan kesehatan.
Bagi banyak anak jalanan, yatim piatu, dan keluarga prasejahtera, program ini menjadi titik balik kehidupan.
Mereka yang sebelumnya kehilangan akses pendidikan kini kembali duduk di bangku sekolah, dengan peluang melanjutkan pendidikan tinggi melalui beasiswa KIP Kuliah atau program pelatihan kerja pemerintah.
Pendidikan sebagai Jalan Pemerdekaan
Prabowo menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar program sosial, melainkan strategi pembangunan manusia jangka panjang.
Pemerintah menargetkan pembangunan 50.000 sekolah rakyat dalam lima tahun ke depan, dengan prioritas wilayah miskin ekstrem dan terpencil.
“Sekolah Rakyat adalah investasi bangsa untuk masa depan,” kata Presiden Prabowo Subianto.
“Setiap anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi, berhak atas kesempatan yang sama untuk belajar dan bermimpi.”
Membangun Generasi Baru dari Akar
Lebih dari sekadar ruang belajar, Sekolah Rakyat menjadi tempat tumbuhnya generasi baru Indonesia anak-anak dengan karakter tangguh, empati sosial, dan rasa cinta tanah air.
Pemerintah juga menjalankan pendekatan lintas sektor dengan bantuan sosial, jaminan kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi keluarga siswa.
Pendekatan holistik ini menjadikan Sekolah Rakyat bukan hanya solusi pendidikan, tetapi juga instrumen pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan.***










