Program Unggulan Presiden Prabowo untuk Perlindungan Anak: Wujud Nyata Menuju Generasi Emas 2045

Program Unggulan Presiden Prabowo untuk Perlindungan Anak: Wujud Nyata Menuju Generasi Emas 2045

Program Unggulan Presiden Prabowo untuk Perlindungan Anak: Langkah Nyata Menuju Generasi Emas 2045

WARTASUNDA – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan komitmen kuat dalam membangun masa depan bangsa melalui berbagai program unggulan perlindungan anak.
Langkah ini menjadi bagian penting dari visi besar Indonesia Emas 2045, yang menempatkan anak-anak sebagai pondasi utama pembangunan nasional.

Program-program tersebut mencakup pemenuhan gizi, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, serta perlindungan dari kekerasan dan ancaman di dunia digital. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap anak Indonesia dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berkarakter kuat.


Komitmen Pemerintah dalam Perlindungan Anak

Sejak disahkannya Konvensi Hak Anak PBB pada tahun 1989, Indonesia menjadi salah satu negara yang aktif berpartisipasi dalam upaya perlindungan anak. Komitmen ini diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang menegaskan hak anak untuk hidup, tumbuh, dan berkembang secara layak.

Kini, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, kebijakan perlindungan anak semakin diperkuat melalui pendekatan yang lebih terpadu dan menyeluruh. Pemerintah tidak hanya fokus pada aspek hukum, tetapi juga menggarap sektor kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial secara berimbang.


Lima Program Unggulan Presiden Prabowo untuk Perlindungan Anak

1. Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu prioritas utama pemerintah. Melalui program ini, anak-anak sekolah, ibu hamil, dan menyusui mendapat jaminan asupan gizi seimbang setiap hari.
Hingga awal 2025, tercatat lebih dari 20 juta penerima manfaat telah merasakan dampaknya secara langsung.

Program ini terbukti membantu menurunkan angka stunting, memperbaiki kesehatan anak, dan meningkatkan semangat belajar di sekolah. Pemerintah berharap, generasi muda Indonesia dapat tumbuh lebih kuat dan produktif.


2. Program Cek Kesehatan Gratis (CKG)

Untuk memastikan tumbuh kembang anak tetap optimal, pemerintah juga meluncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di berbagai daerah.
Melalui program ini, anak-anak dapat memeriksakan kesehatan secara rutin di sekolah atau fasilitas kesehatan terdekat.
Langkah ini memungkinkan deteksi dini terhadap gangguan pertumbuhan dan kesehatan, terutama di wilayah pedesaan.


3. Revitalisasi Sekolah dan Peningkatan Kualitas Pendidikan

Pemerintah berkomitmen memperbaiki mutu pendidikan nasional melalui revitalisasi sekolah dan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.
Sekolah-sekolah di berbagai daerah mendapatkan bantuan renovasi, perbaikan fasilitas, dan peningkatan akses teknologi pembelajaran.
Tujuannya jelas: setiap anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas.


4. Perlindungan Anak di Ranah Digital

Menjawab tantangan zaman, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2025 tentang Peta Jalan Perlindungan Anak di Ranah Digital (2025–2029).
Aturan ini dirancang untuk melindungi anak dari konten negatif, eksploitasi daring, serta meningkatkan literasi digital bagi anak dan orang tua.
Langkah ini diharapkan menciptakan ruang digital yang aman dan ramah bagi anak-anak Indonesia.


5. Perlindungan dari Eksploitasi dan Diskriminasi

Selain perlindungan di dunia maya, pemerintah juga memperkuat sistem perlindungan anak di dunia nyata.
Melalui kerja sama lintas kementerian dan lembaga, seperti KemenPPPA, Kemendikbudristek, dan aparat penegak hukum, pemerintah berupaya mencegah kekerasan berbasis gender, eksploitasi ekonomi, serta diskriminasi terhadap anak.


Dampak Positif dan Harapan ke Depan

Serangkaian program tersebut mulai menunjukkan hasil positif.
Angka stunting menurun, kesadaran masyarakat terhadap gizi anak meningkat, dan kualitas pendidikan terus membaik.
Selain itu, pengawasan dunia digital semakin ketat, melindungi anak dari konten dan aktivitas yang berpotensi merugikan.

Dalam momentum Hari Anak Nasional 2025, Presiden Prabowo menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab moral untuk melindungi setiap anak Indonesia.

ā€œAnak-anak adalah masa depan bangsa. Negara harus hadir memastikan mereka tumbuh sehat, aman, dan bahagia,ā€ ujar Presiden Prabowo.


Menuju Generasi Emas Indonesia 2045

Pemerintah meyakini bahwa investasi terbaik suatu bangsa adalah pada generasi mudanya.
Melalui kebijakan perlindungan anak yang komprehensif, Presiden Prabowo berharap lahir generasi Indonesia yang cerdas, sehat, tangguh, dan berdaya saing global.

Langkah ini menjadi pondasi kuat menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045, di mana anak-anak masa kini akan menjadi pemimpin masa depan yang membawa bangsa menuju kemajuan.***



IKLAN KONTEN
728 x 90 atau 336 x 280

Berita Terkait