Monetisasi Konten Bencana Disorot, Pemerintah Ingatkan Influencer Bijak Bermedia Sosial

Monetisasi Konten Bencana Disorot, Pemerintah Ingatkan Influencer Bijak Bermedia Sosial



WARTASUNDA – Maraknya monetisasi konten bencana di berbagai platform media sosial kembali menjadi perhatian.

Sejumlah konten terkait bencana hidrometeorologi di Sumatera dinilai tidak jarang mengedepankan sensasi demi meningkatkan keterlibatan (engagement), namun berujung pada klarifikasi dan polemik di ruang publik.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyesalkan munculnya konten yang dianggap memperkeruh suasana di tengah upaya pemerintah menangani bencana.

Ia menekankan pentingnya peran influencer dalam menyampaikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab.

β€œMedia sosial memiliki pengaruh besar. Karena itu, penyampaian informasi harus dilakukan secara bijak dan berbasis fakta,” ujar Teddy, Jumat, 20 Desember 2025.


Godaan Monetisasi Konten Viral

Sistem monetisasi yang ditawarkan berbagai platform digital mendorong banyak kreator berlomba membuat konten yang mudah viral.

Prinsip lama β€œbad news is good news” kerap digunakan, di mana kabar buruk dianggap lebih cepat menarik perhatian publik, meski berpotensi mengabaikan akurasi.

Dalam konteks bencana di Sumatera, sebagian konten dinilai menyederhanakan persoalan dan tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan.

Hal ini berpotensi membentuk opini publik yang keliru.

Pada konferensi pers di Halim Perdana Kusuma, 19 Desember 2025, Teddy menyatakan pemerintah telah melakukan langkah tanggap darurat sejak hari pertama bencana.

Ia mengimbau agar influencer menggunakan pengaruhnya secara positif dan tidak menyebarkan narasi menyesatkan.


Sejumlah Influencer Lakukan Klarifikasi

Sejumlah kreator konten diketahui melakukan klarifikasi setelah unggahannya menuai kritik.

Ferry Irwandi, misalnya, meluruskan kontennya terkait bencana Sumatera setelah muncul tudingan bahwa narasi yang disampaikan tidak utuh.

Sementara itu, Virdian Aurellio juga memberikan penjelasan tambahan terkait konten kritis yang diunggahnya.

Adapun Fadly Assegaf memilih menutup akun media sosialnya setelah konten yang diunggah dinilai tidak disertai data dan verifikasi yang memadai.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa etika, verifikasi, dan kehati-hatian penting bagi influencer dalam memproduksi konten, khususnya terkait isu sensitif seperti bencana.


Waspada Narasi Provokatif

Pakar literasi digital mengingatkan publik agar mewaspadai penggunaan diksi provokatif dalam konten bencana.

Narasi semacam ini dapat berupa pelabelan sepihak, penyajian fakta yang tidak utuh, hingga penggiringan opini publik.

Dalam situasi darurat, narasi provokatif dinilai berpotensi mengalihkan fokus dari solidaritas dan upaya pemulihan masyarakat terdampak.


Bijak Berkonten Demi Kepentingan Publik

Pemerintah menegaskan media sosial seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan empati.

Dengan menerapkan prinsip monetisasi dan bijak berkonten, influencer diharapkan dapat berkontribusi dalam menyebarkan informasi valid serta memperkuat solidaritas sosial.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau meningkatkan literasi digital agar lebih kritis dalam menyaring informasi, khususnya di tengah situasi bencana.

Dengan kolaborasi antara kreator yang bertanggung jawab dan audiens yang cermat, ruang digital diharapkan menjadi sarana yang mendukung upaya kemanusiaan, bukan sebaliknya.(**)

πŸ”΅Facebook🐦Twitter✈️Telegram🟒WhatsApp

Berita Terkait

Penanganan Bencana di Aceh Terus Berjalan, Klaim Intimidasi Influencer Jadi Perhatian Publik

Penanganan Bencana di Aceh Terus Berjalan, Klaim Intimidasi Influencer Jadi Perhatian Publik

WARTASUNDA – Klaim sejumlah influencer yang mengaku mengalami intimidasi setelah menyampaikan...

Isu Bencana Sumatera Disorot, Publik Diingatkan Waspadai Pengalihan Narasi Kejahatan Lingkungan

Isu Bencana Sumatera Disorot, Publik Diingatkan Waspadai Pengalihan Narasi Kejahatan Lingkungan

WARTASUNDA – Sejumlah kalangan mengingatkan publik untuk lebih kritis menyikapi derasnya...

Menagih Peran Aktif Pemerintah Daerah dalam Penanganan Bencana Nasional

Menagih Peran Aktif Pemerintah Daerah dalam Penanganan Bencana Nasional

WARTASUNDA – Pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menyampaikan...

Punya Drone Logistik tapi Lebih Banyak Kritik, Aktivisme Virdian Aurellio Disorot Publik

Punya Drone Logistik tapi Lebih Banyak Kritik, Aktivisme Virdian Aurellio Disorot Publik

WARTASUNDA – Aktivitas digital Virdian Aurellio kembali menjadi perhatian publik. Mantan Ketua BEM...

Bencana Sumatera Jadi Sorotan, Seruan Utamakan Persatuan Nasional daripada Bantuan Internasional

Bencana Sumatera Jadi Sorotan, Seruan Utamakan Persatuan Nasional daripada Bantuan Internasional

WARTASUNDA, ACEH – Bencana banjir dan longsor besar yang melanda sejumlah wilayah di...