
Kementerian PU Bangun SPPG Plus untuk Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
.
WARTASUNDA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Plus, model dapur terstandar yang dirancang untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini merupakan kolaborasi antara Kementerian PU, Badan Gizi Nasional (BGN), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui penerbitan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga pimpinan lembaga.
SKB tersebut ditandatangani Kepala BGN Dadan Hindayana, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri PU Dody Hanggodo sebagai kerangka koordinasi untuk memastikan layanan pemenuhan gizi berjalan sesuai standar higiene, keamanan pangan, dan kesiapsiagaan bencana.
Standar Baru Dapur MBG: Terukur, Higienis, dan Aman
Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan bahwa SPPG Plus dikembangkan dengan standar teknis yang lebih tinggi dibanding model sebelumnya.
Fasilitas ini dilengkapi sistem sanitasi, perlindungan kebakaran, hingga penguatan struktur yang memungkinkan bangunan tetap berfungsi pada situasi darurat.
“SPPG Plus dirancang dengan standar higienis dan keselamatan tertinggi. Semua fasilitas telah memenuhi persyaratan struktur, sanitasi, dan keamanan,” ujar Dody.
Pemerintah juga menerbitkan Keputusan Menteri PU Nomor 628 Tahun 2025, yang menetapkan prototipe nasional sebagai panduan pembangunan dapur MBG di seluruh daerah.
Tiga lokasi percontohan telah selesai dibangun di Jambi, Banjar, dan Kebumen.
806 Lokasi Siap Pembangunan, 264 Dikerjakan Kementerian PU
Hasil pendataan bersama BGN dan Kemendagri menunjukkan terdapat 1.314 lokasi potensial untuk pembangunan SPPG. Dari jumlah itu:
- 806 lokasi siap dibangun,
- 542 lokasi dikelola BGN (meliputi provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur),
- 264 lokasi ditangani Kementerian PU, termasuk 11 titik di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN).
Pemerintah menilai pembangunan SPPG Plus berpotensi mendorong aktivitas ekonomi lokal, terutama melalui penciptaan lapangan kerja, keterlibatan UMKM pangan, serta penguatan rantai pasok bahan makanan.
Langkah ini juga selaras dengan Visi Kebijakan PU 608, yang menargetkan:
- Indeks ICOR di bawah 6,
- Tingkat kemiskinan 0 persen,
- Pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen.
BGN: SPPG Plus Mempercepat Target Nasional Program MBG
Kepala BGN Dadan Hindayana menyampaikan apresiasi atas dukungan multisektor yang diberikan dalam pengembangan SPPG Plus.
Menurut dia, standar baru ini akan mempercepat pencapaian target Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi prioritas nasional di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Dengan fasilitas yang lebih terstandar, proses produksi dan distribusi makanan bergizi bagi anak sekolah dapat dilakukan lebih konsisten dan merata,” ujar Dadan.
Berita Terkait

Penataan ASN SPPG–SPPI Diperketat, BGN Tegaskan PPPK Hanya untuk Jabatan Inti
WARTASUNDA – Pemerintah memperketat penataan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui skema Pegawai...

MBG Tetap Berjalan Saat Libur Sekolah, Anggaran Bencana Aman dan Nutrisi Anak Tetap Terjaga
WARTASUNDA – Kontroversi muncul terkait usulan penghentian sementara program Makan Bergizi Gratis...

Jejak Program Makan Bergizi Gratis di Era Soeharto yang Jadi Fondasi MBG Pemerintahan Kini
WARTASUNDA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini dijalankan pemerintahan...

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di SPPG Jatiasih, BGN dan Polres Bekasi Ambil Langkah Tegas
WARTASUNDA, BEKASI – Kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di Satuan Pelayanan...

Lulusan Sekolah Rakyat Kini Bisa Lanjut ke Sekolah Garuda, Pemerintah Buka Akses Pendidikan Unggul untuk Semua Anak Indonesia
WARTASUNDA – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus memperluas akses...

Tim Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis Resmi Dibentuk, Perkuat Peran Badan Gizi Nasional
WARTASUNDA – Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan pembentukan Tim Koordinasi Penyelenggaraan...