Dialog Komwaja di Jaksel Kupas Tuntas Prosedur dan Tarif PAM JAYA, Warga Didorong Lebih Paham Layanan Air Bersih

Dialog Komwaja di Jaksel Kupas Tuntas Prosedur dan Tarif PAM JAYA, Warga Didorong Lebih Paham Layanan Air Bersih

 

WARTASUNDA.COM– Upaya mendorong transparansi layanan air bersih di Ibu Kota terus dilakukan. Salah satunya melalui forum Dialog Warga yang digelar Komunitas Warga Jaga Jakarta (KOMWAJA) di Taman Bendera Puskara, belum lama ini.

Kegiatan tersebut mengangkat tema sosialisasi prosedur pemasangan dan skema tarif PAM JAYA, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur legislatif, operator layanan, hingga perwakilan masyarakat.

Ketua KOMWAJA, Anwar Sjani, mengatakan forum ini menjadi ruang dialog terbuka bagi warga untuk memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan terkait layanan air bersih.

Menurut dia, masih banyak masyarakat yang belum memahami secara utuh mekanisme pemasangan sambungan baru maupun struktur tarif yang berlaku.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan warga mendapatkan penjelasan yang transparan, sehingga tidak ada lagi kebingungan di lapangan,” ujarnya.

Legislator Soroti Hak Dasar Warga

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, menegaskan bahwa akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi negara.

Ia menyebut, peran legislatif tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga memastikan kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

“Akses air bersih yang layak dan terjangkau adalah hak warga. Ini harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan,” kata dia.

Penjelasan Teknis hingga Masukan Warga

Dari sisi operator, Rizal Wahyudi yang mewakili PAM JAYA memaparkan secara teknis alur pengajuan pemasangan baru, perpanjangan sambungan, hingga rincian tarif yang dikenakan kepada pelanggan.

Ia menekankan bahwa seluruh prosedur telah disusun untuk memudahkan masyarakat, sekaligus menjamin kepastian layanan.

Sementara itu, tokoh masyarakat H Amirullah menyoroti pentingnya pemerataan akses air bersih, terutama bagi warga di wilayah padat penduduk.

Adapun aktivis Dedy Jaya Saputra mendorong peningkatan efisiensi layanan, termasuk kemudahan dalam proses administrasi agar lebih ramah bagi masyarakat.

Perkuat Kolaborasi dan Akuntabilitas

Dialog ini menjadi cerminan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan penyedia layanan publik. Dukungan dari PAM JAYA dinilai sebagai langkah positif dalam membuka ruang komunikasi dua arah.

Anwar Sjani berharap, forum semacam ini dapat terus digelar secara berkelanjutan guna memperkuat akuntabilitas layanan publik.

“Ketika informasi terbuka dan masyarakat dilibatkan, maka kepercayaan publik akan meningkat. Itu yang sedang kita bangun bersama,” ujarnya.

Melalui pendekatan dialogis ini, diharapkan berbagai persoalan terkait layanan air bersih, baik dari sisi teknis maupun biaya, dapat terurai secara komprehensif dan solutif.***

IKLAN KONTEN
728 x 90 atau 336 x 280