UEA Bangun Industri Senjata Sendiri, Langkah yang Buat AS Marah

DUBAI – Uni Emirat Arab membangun industri senjata sendiri, suatu langkah yang akan membikin frustasi pemasok senjata internasional ke negara itu.

UEA membentuk BUMN yang akan jadi ujung tombak pengembangan senjata hebat untuk kebutuhan militernya, Reuters mengabarkan.

EDGE akan mengambil lebih dari 25 perusahaan milik negara di bawah payungnya, dengan memperkerjakan tenaga kerja gabungan kisaran 12.000 orang, dan pendapatan tahunan melebihi 5 milyar dolar.

Ambisi ini sudah diluncurkan di Dubai Airshow pada bulan lalu, di mana angkatan bersenjata UEA menyerahkan kontrak ke anak perusahaan EDGE senilai 1 milyar dolar untuk pengembangan peluru kendali.

Baca: Jeremy Corbyn Janjikan Inggris akan Stop Penjualan Senjata ke Saudi kalau Menang Pemilihan Umum

Menurut Reuters, industri pertahanan UEA waktu ini tengah memproduksi drone dan amunisi kecil di bawah EDGE.

Baca :
Trump: Perang dengan Iran, AS Tidak Penting Strategi Keluar

Para pengamat menjelaskan bahwa program ini akan membikin marah para pemasok senjata, terutaam Amerika Serikat, yang melihat negara-negara Arab selaku sumber usaha yang menguntungkan.

Kecuali itu, UEA baru-baru ini menjalin hubungan angkatan bersenjata dengan China dan Rusia, dengan berbelanja bermacam kategori senjata darinya.

Menurut perusahaan analisis pertahanan ‘TEAL’ yang berbasis di Amerika, UEA diperkirakan akan enghabiskan 17 milyar dolar untuk anggaran militernya pada tahun mendatang, naik dari 14,4 milyar dolar pada tahun 2014. (WS)

Warta Batavia by alfiani wardah

You might like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *