Suchamda Sebar Fitnah Keji: Mekah Ternyata Tidak Ada di Zaman Muhammad

Baca Juga

Akun Danz Sucamda. Foto: Warta Sunda.

Warta Sunda – Redaksi memperoleh kiriman link status Facebook akun bernama Danz Sucamda yang dapat merusak aqidah ummat Islam. Suchamda menyebarkan fitnah keji ke Makkah Al-Mukarromah selaku Kota Suci Ummat Islam di semua dunia.

Suchamda menyebut bahwa Kota Makkah ternyata tidak ada pada zaman Nabi Muhammad.

“Mekah Ternyata Tidak Ada di Zaman Muhammad. MEKAH TERNYATA TIDAK ADA DI ZAMAN MUHAMMAD. Beserta hal-hal lain yang sudah disibak, maka ke yang telah telanjur mati, saya cuman dapat ucapkan : “Selamat gentayangan”,” tulis Suchamda dalam postingan pada tanggal 23 November 2017.

Ungkapan Suchamda didasarkan pada sebuah video karya orang barat berdurasi 1:25:15 detik. Utama dari video tersebut menyebut bahwa Makkah tidak ada pada zaman Nabi Muhammad. Dalam video tersebut, si peneliti barat mengkalim pendapatnya berdasar pemeriksaan arkeologis.

Suchamda membagikan postingan tersebut dengan caption bernada menyokong sebagaimana dia tuliskan melalui statusnya di atas. Sampai editorial ini ditulis video tersebut telah ditonton 170.491 tayangan. Postingan Suchamda sudah dishare 3,2 ribu kali dan dikomentari 1.000 kisaran orang.

Redaksi Warta Sunda mencoba mencari tau identitas Suchamda dengan menelusuri beberapa postingannya di Facebook. Akan tetapi tidak ada Penjelasan yang terang dari mana dia berasal dan apa agama yang dianutnya. Yang sungguh-sungguh terang, akun Suchamda sampai editorial ini dibuat, masih aktif. Beberapa postingan baru tampak. Redaksi juga belum mengetahui motif dibalik postingan yang viral tersebut.

Kalau Suchamda beragama Islam, maka postingan tersebut dapat diguga selaku akibat dari minimnya pengetahuan mengenai hal agamanya sendiri. Akan tetapi kalau Suchamda tidak beragama Islam, rasa-rasanya dia tidak pantas menyebarkan postingan tersebut dan memicu pemahaman yang salah dan fitnah-fitnah keji yang lain.

Postingan Suchamda dapat berdampak negatif bagi ummat Islam yang belum begitu paham Islam yang sesungguhnya. Orang-orang seperti Suchamda ini haruslah ditelusuri dan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku sebab berkemungkinan memicu ketegangan di tengah-tengah masarakat. Dan video postingannya mesti cepat dihapus sebelum banyak meracuni pikiran generasi muda Islam di Indonesia. [Warta Sunda/pin]

Source link

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *