Setuju Izin Gereja Immanuel Bantul Dicabut, PKS Bantah Dinilai Jadi Provokator

Baca Juga

PKS. Foto: Tempo.co.

Warta Sunda – Berita Tempo berjudul ‘Penolakan Gereja di Bantul, BKSGK: Masarakat Ditunggangi HTI’ pada 31 Juli 2019 menyebut adanya keterlibatan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dibalik pecabutan izin Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Immanuel Sedayu, Kabupaten Bantul, oleh Bupati Bantul.

PKS Disangka selaku provokator sehingga bupati mencabut ijin geraja yang IMB-nya telah dikeluarkan pada 15 Januari 2019 tersebut. Pernyataan tersebut bersumber dari Sekretaris Badan Kerja Sama Gereja Kristen (BKSGK) Yogyakarta Paulus Kristiyanto. Tidak cuma PKS, kata Paulus, provoktor pencabutan izin juga dari kader-kader HTI.

“Ditunggangi beberapa oknum yang telah dibubarkan. Ada teman-teman HTI, yang sungguh tidak boleh berdamai dengan gereja,” kata Paulus, Rabu, (31/07/2019) dilansir dari Tempo.co.

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Hidayat Nur Wahid membantah bahwa kader PKS terlibat dalam pencabutan izin tersebut.

“Berita itu telah saya cek ke kader PKS. Izin ditarik bukan sebab provokasi masyarakat, tapi oleh yang berwenang; PemKab Bantul denga masukan FKUB & Dinas Agama. Di Bantul juga ada 4 Pura & puluhan Gereja yang tidak bermasalah. Karenanya problem bukan pada “liqa”, tapi  pada penyebaran hoax/fitnah oleh media dll,” kata Hidayat Nur Wahid melalui Twitternya, Kamis (01/07/2019).

Di lain pihak, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bantul Amir Syarifuddin mengklaim setuju dengan langkah Bupati Bantul mencabut IMB Gereja Pantekosta Sedayu dengan argumentasi untuk penegakan hukum. Amir menyebut yang mengoreksi IMB gereja tersebut tidak cuma Pemkab Bantul, tapi juga Kementerian Agama Bantul, forum komunikasi pimpinan daerah, dan publik figur Forum Kerukunan Ummat Beragama.

“Jadi fitnah jika PKS mengompori masarakat. Itu hak bupati dan kementrian agama,” kata Amir, Rabu (31/07/2019), dilansir dari Tempo.co [Warta Sunda/pin]

Source link

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *