Pekerja Medis Hong Kong Gelar Aksi Diam

HONG KONG – Lebih dari 100 pekerja medis berkumpul di Hospital Queen Elizabeth Hong Kong dan RS umum lainnya, Selasa (13/8). Mereka melakukan aksi protes diam untuk memperlihatkan ketidakpuasan mereka dengan sikap polisi dalam menangani aksi protes yang telah berlangsung selama 2 bulan lebih.

Aksi protes pekerja medis ini bersesuaian dengan usaha demonstran untuk memblokir keberangkatan dan kehadiran penerbangan di Bandara Internasional Hong Kong. Sejumlah pekerja RS tampak mengenakan masker muka dan tambalan menutupi mata kanan mereka. Ini ialah simbol gerakan yang terinspirasi oleh seorang wanita yang diadukan terkena peluru karet di mata kanannya selama bentrokan pada Minggu malam.

“Para pekerja medis ada di sini berjuang untuk memperoleh kembali kebebasan kami dan untuk menjaga kebebasan orang lain,” kata seorang perawat, Alfred Luk (24) ke Reuters. menurutnya, polisi yang Datang ke RS untuk menangkap orang, akan mempengaruhi kepercayaan ke pekerja medis dan RS itu sendiri.

Baca :
Tafsir Surat As-Syura Ayat 214, Berdakwah Untuk Famili

Perawat lainnya, Harry Yeung (23), menyebut polisi telah bertindak keterlaluan keras. “Saya pikir, semua yang ditunaikan polisi telah ditandai oleh keterlaluan banyak aksi anarkis. Kerusakan pada masarakat amat parah, dan sebagai pekerja medis saya tidak ingin lihat ada orang yang cedera,” ujarnya.

Aksi protes yang telah masuk Minggu ke 10, jadi kian ganas tatkala polisi menembakkan gas air mata ke stasiun MRT dan pemrotes membalasnya dengan melemparkan batu serta bom bensin. Para pejabat menerangkan, 45 orang cedera dalam bentrokan akhir Minggu lalu antara polisi dengan Pengunjuk rasa di nyaris selusin tempat di seluruh Hong Kong.

(esn)

Warta Batavia by alfiani wardah

You might like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *