Jerman Tolak Permintaan AS Gabung Gabungan Maritim Teluk Persia

Warta Batavia, BERLIN – Jerman Mempublikasikan penolakan mereka atas proposal Amerika Serikat untuk membentuk gabungan angkatan bersenjata di Teluk Persia untuk melawan apa yang disebutnya “ancaman Iran” ditengah ketegangan meningkat antara Washington dan Teheran.

“AS baru-baru ini mempresentasikan konsepnya soal misi pengamatan angkatan laut di Teluk Persia untuk sejumlah sekutunya, termasuk Jerman, dan meminta mereka untuk berpartisipasi.

“Pemerintah mecatat proposal tersebut, tetapi tidak membikin janji. Menteri Luar Negeri [Heiko] Maas telah beberapa kali Mengatakan dengan tegas bahwa, menurut pandangan kami, prioritas mesti diberikan pada pengurangan ketegangan, dan untuk usaha diplomatik. Kami tengah berkonsultasi dengan Perancis dan Inggris. Partisipasi dalam strategi ‘intimidasi maksimum’ AS kami kesampingkan,” kata Kementerian Luar Negeri Jerman dalam sebuah pernyataan yang diterima oleh kantor berita Sputnik Rusia.

Baca: setelah Jepang, Rusia Suarakan Penolakan Gabungan Maritim Internasional Buatan AS

Pernyataan itu muncul pada hari yang sama dimana Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz menerangkan negaranya bekerja sama dengan Perancis dan Inggris di tengah ketegangan di Teluk Persia.

“Maksud dari semua politisi yang bertanggung jawab ialah untuk mengamati situasi dengan amat bijaksana dan hati-hati, dan tidak terlena dalam krisis yang lebih besar,” kata Scholz dalam sebuah Tanya Jawab dengan kelompok surat berita Funke.

“De-eskalasi ialah perintah hari ini,” katanya Mengatakan dengan tegas.

Baca: Jepang Tekankan Tidak Gabung Gabungan Maritim AS di Timur Tengah

sebelum ini pada hari Selasa, Amerika Serikat menaikkan intimidasi diplomatik ke Jerman, dan secara legal meminta negara Eropa Barat itu untuk Bergabung dengan misi maritimnya di Teluk Persia ke apa yang disebutnya sebagai “agresi Iran.”

“Kami secara legal telah meminta Jerman untuk Bergabung dengan Perancis dan Inggris untuk membantu mengamankan Selat Hormuz dan memerangi agresi Iran,” ujar Tamara Sternberg-Greller, Juru Bicara Kedutaan Besar AS di Berlin dalam sebuah pernyataan. (ARN)

rnrn
[original_title by Ahmad Fawas","author":{"@type":"Person","name":"Ahmad Fawas","url":"https://wartabatavia.com/author/fawas/"},"articleSection":["BERITA DUNIA"],"image":{"@type":"ImageObject","url":"https://wartabatavia.com/wp-content/uploads/2019/07/Jerman-Tolak-Permintaan-AS-Gabung-Gabungan-Maritim-Teluk-Persia.jpg","width":650,"height":365},"publisher":{"@type":"Organization","name":"Warta Batavia","url":"https://wartabatavia.com","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https://wartabatavia.com/wp-content/uploads/2018/07/wartabatavia-ico.jpg"},"sameAs":["http://facebook.com","http://twitter.com","https://plus.google.com/ Jegtheme","http://youtube.com","http://jnews.jegtheme.com/default/feed/"]}}

Warta Batavia by alfiani wardah

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *