Janji Kapolri, Lulusan Madrasah Akan Diberi Porsi Spesial dalam Rekrutmen Polri

Kapolr baru Idham Aziz dilantik Presiden Jokowi. Foto: Istimewa.

Warta Sunda – Komjen Idham Aziz menjelaskan akan menghapus segala bentuk diskriminasi dalam perekrutan member Polri. Ha ini diutarakannya, Rabu (30/10/2019) disinggung member Komisi III Fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurijal dalam uji keyalakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri.

“Dalam proses rekrutmen, ada bahasanya diskriminasi. Biasanya jika lulusan Aliyah tidak disamakan dengan lulusan sekolah umum. Padahal itu sederajat. Terkadang ada perlakuan (diskriminasi) kepada lulusan Aliyah,” kata Cucun untuk Idham Aziz di Ruang Komisi III DPR.

Idham menjawab hal tersebut. Dia bilang, siswa-siswi lulusan Aliyah atau mereka yang mempunyai dasar agama kuat memperoleh perhatian spesial terkait perekrutan member Polri.

Baca :
Kata Netizen Masalah Klarifikasi UAS: Dari Perkara Andre sampai Video M*sum Ariel-Luna Maya

“Kami rekrut yang punya keahlian mengaji, azan, dan ceramah. Kami beri porsi spesial. Bahkan, dalam tes, dia tidak Penting sesempurna yang lain,” ucap Aziz.

Menurut dia, back-ground ahli agama punya modal penting supaya dapat menjaga keamanan penduduk. Tidak cuma beragama Islam, kata Idham, pendekatan itu diterapkan sesuai keadaan demografis daerah-daerah tertentu.

“Sebab nantinya mereka akan jadi babinkamtibmas yang azan dan mengaji di kelurahan-kelurahan. Begitu juga dengan agama-agama lain, di NTT dan di Manado,” papar dia.

Lalu, Polri bukan cuma menjaring lulusan sekolah lanjutan atas berbasis keagamaan. Tetapi, menggalakkan rekrutmen dari sekolah berbasis kejuruan.

Dia memastikan program ini telah berjalan lama. Cuma saja aktifitas tersebut jarang terekspos. “Tidak cuma Aliyah, kta juga mulai rekrut SMK, itu telah berjalan, cuma kurang publikasi,” tutupnya.

Baca :
Meneguhkan Pesantren Selaku foto Islam Ramah

Jumat (01/11/2019), Idham Azis legal dilantik Presiden Jokowi (Presiden Jokowi) jadi Kapolri baru di Istana Negara. Idham Azis dilantik sesudah dinyatakan lolos uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test.

Posisi Idham Azis jadi Kapolri menggantikan Jend. Purnawirawan Tito Karnavian yang ditunjuk Presiden Jokowi jadi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di Kabinet Indonesia Maju. [Warta Sunda/pin]

Penjelasan: Disadur dari Liputan6.com dengan judul asli ‘Idham Aziz Akan Prioritaskan Lulusan Madrasah Masuk Polri’

Source link

You might like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *