Iran kritik keras Pembentukan Misi Patroli Gabungan Eropa di Teluk

TEHERAN – Juru Bicara pemerintah Iran, Ali Rabiei menerangkan, keputusan Eropa untuk membentuk gabungan Angkatan Laut, untuk menggelar patroli di wilayah Teluk akan menyampaikan pesan bermusuhan.

Prancis, Italia, dan Denmark memberikan sokongan awal untuk planning Inggris untuk misi Angkatan Laut yang dipimpin Eropa untuk memastikan pengiriman yang aman melalui Selat Hormuz. Planning ini diusulkan sesudah Iran merebut kapal tanker berbendera Inggris.

“Apa yang telah Anda dengar, bahwa mereka ingin menyampaikan armada Eropa ke Teluk Persia menyampaikan pesan bermusuhan, ialah provokatif dan akan menaikkan ketegangan,” kata Rabiei, seperti dilansir Reuters pada Minggu (28/7).

Sementara itu, sebelumnya Perdana Menteri Inggris yang baru, Boris Johnson, didesak untuk meminta China dan Rusia Bergabung dalam gabungan maritim yang dipimpin Eropa untuk menjaga kapal tanker dari serbuan Iran.

Sumber-sumber senior di Markas Besar Permanen Gabungan Inggris mengkonfirmasi bahwa planning untuk mengundang Jepang, China dan Rusia untuk ikut Bergabung telah dikirim ke kantor Perdana Menteri.

“Jika itu dapat membantu untuk memastikan stabilitas dilanjutkan dan dipelihara, maka kami berhak untuk memperpanjang penawaran,” ucap seorang sumber di Markas Besar Permanen Gabungan Inggris.

(esn)

Warta Batavia by alfiani wardah

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *