Atwan: Serbuan Drone Houthi Gambaran Perang yang Akan Hadir

Arrahmahnews.com YAMAN – Tujuh pesawat tidak berawak Yaman menyelinap ke dalam wilayah udara Saudi, membombardir 2 stasiun pompa minyak di bagian barat kerajaan, provinsi Al Duwadimi dan Afif, sampai ludes terbakar. Ketegangan yang makin meningkat di Teluk sudah menimbulkan fase eskalasi baru, yang lambat laun dapat berkembang jadi konfrontasi terbatas. Perang hebat makin dekat tiap-tiap hari.

Houthi yang dituduh oleh lawan-lawannya selaku gerakan “bodoh” dan “terbelakang,” sanggup mempertunjukkan kejutan 1 untuk 1, sesudah 4 tahun pemboman dan pengepungan yang menargetkan udara, laut dan darat.

Kejutan ke-1 ialah waktu ibu kota Saudi, Riyadh, dan kota-kota besar seperti Jeddah, Taif, Jazan, dan Khamis Mushayt jadi target lebih dari 120 rudal balistik, walaupun tidak berlebihan berdampak signifikan sebab sungguh tidak membawa bahan peledak. Dipercayai bahwa situasinya tengah berubah akhir-akhir ini. Tetapi kejutan ke-2, peluncuran 7 drone tanpa terdeteksi ialah Kemajuan paling signifikan dan paling berbahaya. Sebab mencapai target dengan presisi tinggi, mencapai target ekonomi strategis, dan mengangkat kekuatiran sebagian besar buruh di bagian minyak baik di dalam maupun di luar Kerajaan. Sebab itu menciptakan kekuatiran di pasar global, dan harga naik lebih dari 1 %. Arab Saudi cepat menutup pipa Petroline, yang menyalurkan minyak mentah (1,6 juta barel) di timur Teluk ke pelabuhan Yanbu di Laut Merah.

Bahaya serbuan ini terangkum dalam beberapa poin Inti:

Ke-1, serbuan itu terjadi 2 hari sesudah 4 tanker minyak raksasa diserang di lepas pantai Fujairah, Teluk Oman, termasuk 2 kapal induk Saudi, Norwegia, dan yang ke-4 berbendera UEA.

Ke-2, mengungkapkan kesanggupan pesawat tidak berawak Yaman yang amat akurat, dimana target yang dibom jauh dari tapal batas Yaman atau lebih dari 1000 km, bagaimana memotong seluruh jarak ini tanpa terdeteksi atau jatuh.

Ketiga, harga 1 pesawat kategori ini tidak lebih dari 300 dolar, sedangkan harga rudal Patriot, yang Adalah satu-satunya yang sanggup menjatuhkan kisaran 4 juta dolar, kalau tidak lebih, mungkin Penting meluncurkan lebih dari 1 roket, menurut pandangan beberapa ahli angkatan bersenjata yang kami hubungi.

Ke-4, Arab Saudi menghabiskan ratusan miliar dolar untuk berbelanja senjata hebat, tetapi dengan adanya serbuan ini disimpulkan bahwa Yaman yang dalam keadaan terbatas sanggup mengembangkan alternatif murah yang tidak dapat terdeteksi radar modern dan tercanggih sekalipun.

Kelima, Houthi menjelaskan bahwa gerakannya mempunyai kesanggupan untuk meluncurkan puluhan pesawat dalam 1 putaran pada waktu bersamaan, sulit untuk terdeteksi dan menjatuhkannya, serta dapat dipakai untuk mengebom target lain di dalam dan di luar Arab Saudi. Ini elemen terpenting dalam kejutan selanjutnya.

Kita Ada dalam babak baru, atau lebih tepatnya, babak awal Peperangan minyak dan persediaannya yang akan Hadir. Kita mesti ingat bahwa fokusnya sekarang ialah pada aspek ekonomi dengan pukulan mematikan dan mengkhawatirkan, serta dapat berkembang pada target vital non-minyak seperti bandara, kalau konflik masuk tahap yang lebih luas, dan meningkat.

Tidak mungkin Melepaskan serbuan dari pesawat tidak berawak ini, dan serbuan kapal-kapal tanker minyak dalam hal peningkatan ketegangan Iran-Amerika. Tidak mungkin cuma sekedar “latihan” untuk memamerkan senjata dan peralatan lain kalau konfrontasi besar pecah. Iran mempunyai senjata yang kuat mulai dari Selat Hormuz sampai pinggiran selatan Lebanon, Tentara populer di Irak, dan faksi-faksi perlawanan di Jalur Gaza.

Dalam perang tanker pada tahun 1984, pada puncak perang Iran-Irak, lebih dari 500 kapal dan tanker minyak rusak atau hancur, ini 35 tahun yang lalu. Bagaimana jadinya kalau perang tanker baru pecah dengan persenjataan darat, laut dan udara yang hebat?

Pesan yang dibawa oleh tujuh pesawat tidak berawak Houthi ke Amerika dan sekutunya, yaitu Iran tidak Penting menutup Selat Hormuz, atau bahkan pemanfaatan misilnya untuk mengebom kapal tanker minyak, ada yang sanggup melaksanakan tugas ini dan mengganggu navigasi internasional dengan pesawat seharga tidak lebih dari 300 dolar, dan Tuhan tahu apa yang tersembunyi di dalam “gua-gua” Sa’ada, utara Yaman, untuk kejutan selanjutnya.

Arab Saudi pasti akan merespon serbuan ini, dengan lebih banyak pemboman udara secara liar, dan tindakan mematikan puluhan masyarakat sipil, sampai tidak ada target yang tersisa di darat untuk dibom, dan apa yang baru?

John Abizaid, eks jenderal AS dan duta besar waktu ini untuk Riyadh, membikin pernyataan kemarin yang menguraikan planning angkatan bersenjata AS, menjelaskan, “Kita Penting penyelidikan sabotase kapal tanker di pelabuhan Fujairah untuk mengetahui apa yang terjadi dan memberi respon yang masuk akal, mungkin tidak sampai perang.” Itu artinya 1 hal: serbuan udara atau rudal yang akan cepat menghantam Iran, khususnya sesudah dituduh oleh Jubir Pentagon Ada dibalik serbuan Fujairah. Kapan Amerika menanti hasil penyelidikan?

Saban serbuan yang ditujukan ke Iran, terbatas atau luas, dapat membuka gerbang neraka bagi Amerika dan sekutu Arabnya di wilayah .. dan hari-hari itu ada di depan kita. [ARN]

 

 

shared by alfiani wardah

Recommended For You

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *