3 Kriteria Orang yang Wajib Zakat Fitrah

Penjelasan kriteria orang yang wajib zakat fitrah (sumber: istimewa)

Mengeluarkan zakat fitrah Adalah bagian kewajiban ummat Islam. Zakat fitrah diharuskan ke ummat Islam, baik laki-laki, wanita, orang dewasa ataupun anak kecil.

Warta Sunda – Kewajiban zakat fitrah berlaku ke tiap-tiap muslim yang memenuhi syarak dan kriterianya. Syarat wajib zakat fitrah salah satunya ialah menemui sebagian bulan Ramadhan dan bulan Syawal

Kecuali itu, kewajiban zakat fitrah ke orang yang mempunyai kelebihan makanan untuk dirinya dan keluarganya pada tanggal 1 Syawal. Jadi, zakat fitrah diharuskan ke orang-orang yang sudah ditetapkan syariat selaku orang yang wajib mengeluarkan zakat fitrah.

Baca: 5 Waktu Mengeluarkan Zakat Fitrah

Kewajiban zakat fitrah atas ummat Islam sejalan dengan pesan yang disampaikan Nabi Saw. Sahabat Ibnu Umar meriwayatkan hadis yang berbunyi.

Hal tersebut berdasar hadis Ibnu Umar bahwasanya, “Nabi Saw mewajibkan zakat fitrah sebanyak 1 sha’ kurma atau 1 sha’ gandum, atas budak dan orang merdeka, laki-laki dan wanita, anak kecil dan orang dewasa dari kalangan kaum Muslimin.” (HR. Bukhari-Muslim).

Orang-orang yang diharuskan menunaikan zakat fitrah, menurut Syekh Muhammad bin Qasim al-Ghazi di dalam kitab Fathul Qorib, ada 3 orang yang berkewajiban untuk berzakat. Ketiga orang yang dimaksud sebagaimana berikut.

Baca: Rincian Hukum Zakat Fitrah dan Problem Amil Zakat

الإسلام، فلا فطرة على كافر أصلي إلا في رقيقه وقريبه المسلمين، وبغروب الشمس من آخر يوم من شهر رمضان، وحينئذ فتخرج زكاة الفطر عمن مات بعد الغروب دون من ولد بعده، ووجود الفضل، وهو: يسار الشخص بما يفضل عن قوته وقوت عياله في ذلك اليوم، أي: يوم عيد الفطر، وكذا ليلته أيضا. ويزكي الشخص عن نفسه وعمن تلزم نفقته من المسلمين، فلا يلزم المسلم فطرة عبد وقريب وزوجة كفار، وإن وجبت نفقتهم

Penjelasan di dalam kitab Fathul Qorib di atas mengumumkan, syarat wajib zakat fitrah yang ke-1 ialah Islam. Maka, tidak wajib mengeluarkan zakat fitrah ke orang kafir, kecuali budak dan kerabatnya yang muslim.

Kriteria ke-2 orang yang wajib zakat fitrah ialah orang yang menemui akhir bulan Ramadhan sampai terbenamnya matahari. Karena, orang yang meninggal sebelum terbenamnya matahari pada akhir bulan Ramadhan, maka ia tidak berkewajiban zakat fitrah. Tak sama halnya dengan orang yang meninggal sesudah terbenamnya matahari, ia tetap berkewajiban untuk berzakat fitrah.

Kriteria yang ketiga orang yang wajib zakat fitrah ialah orang yang mempunyai kemudahan dan kesanggupan. Pada tanggal 1 Syawal, ia mempunyai kelebihan makanan pokok untuk dirinya dan keluarganya.

Kewajiban zakat fitrah dibebankan ke tiap-tiap individu muslim dan orang-orang yang jadi tanggungannyaa. Artinya, ia juga berkewajiban mengeluarkan zakat fitrah atas orang-orang yang di bawah tanggungannya.

Baca: Tata Cara Zakat Fitrah dan Permasalahan Zakat Fitrah Komprehensif

Tapi, seorang budak, saudara dan sitri yang kafir tidak jadi tanggung jawab orang yang sudah berkewajiban untuk berzakat. Hal itu sebab orang-orang tersebut beragama selain Islam, walaupun termasuk orang yang wajib dinafkahi. Ia cuma berkewajiban menanggung zakatnya orang-orang yang wajib dinafkahinya dengan catatan muslim.

Secara singkat, kriteria orang yang wajib mengeluarkan zakat fitrah ialah beragama Islam, menemui sebagian bulan Ramadhan dan terbenamnya matahari selaku tanda masuknya awal bulan Syawal dan mempunyai kelebihan makanan pokok untuk dirinya dan keluarganya. [Warta Sunda/in]

Source link

You might like

About the Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *