Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 memang gagal meraih gelar juara Piala AFF U-18. Akan tetapi, kiprah “Garuda Nusantara” tetap mampu memikat hati pecinta sepak bola nasional. Dan, dari ajang itu pula lahir satu nama yang kini menjadi pusat perhatian, yakni Egy Maulana Vikri.
Nama Egy seketika melambung setelah mengantarkan Timnas U-19 merebut peringkat ketiga. Tak hanya itu, pemain 17 tahun ini juga sukses mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak turnamen dengan koleksi delapan golnya.
Kemampuan olah bolanya dilengkapi kelincahan dan kecepatannya, membuat Egy digadang-gadang sebagai pemain muda dengan prospek cerah. Tak ayal, sejumlah klub Tanah Air kepincut dengan performa gemilangnya. Salah satunya adalah Persib Bandung.
Kubu “Maung Bandung” terang-terangan menyatakan tertarik untuk mendatangkan Egy. Sang asisten pelatih, Herrie Setyawan, mengaku pemain kelahiran Medan itu bisa bermain dalam berbagai skema Persib, terutama di lini depan.
Pernyataan Herrie itu lantas membuat nama Egy semakin dikait-kaitkan dengan Persib. Akun media sosial Instagram Egy pun dihujani komentar mengenai permintaan untuk berlaga bersama Persib.
Meski demikian, bergabungnya Egy ke Persib tampaknya tak akan terealisasi–paling tidak dalam waktu dekat. Hal itu ditegaskan oleh orangtua asuh Egy, Subagja Suihan, kepada kumparan (kumparan.com) pada Selasa (19/9/2017).

Saat ini, Egy masih tergabung bersama rombongan Timnas U-19 usai menjalani Piala AFF U-18 di Myanmar. Mereka direncanakan bakal kembali ke Tanah Air pada Selasa (19/9) malam ini.

Subagja pula yang membawa Egy dari Medan ke Jakarta pada 2012 silam untuk kemudian ditempatkan di Sekolah Khusus Olahragawan Ragunan. Saat ini, Egy masih berstatus sebagai murid kelas 3 SMA.

“Memang sudah ada beberapa klub (Indonesia) yang menyatakan ketertarikan kepada Egy. Khusus untuk Persib, mereka sudah sejak awal meminta Egy,” ujar Subagja yang juga merupakan penemu bakat Egy pada usia 11 tahun itu.
“Tapi, saya tegaskan, tidak ada kemungkinan Egy untuk bergabung ke Persib atau klub lainnya di sini. Jika ada yang mengatakan sudah ada pembicaraan dengan pihak Persib soal Egy, bisa saya pastikan itu tidak benar,” tegasnya.
Sebelumnya, Bali United juga menyatakan ketertarikannya kepada Egy. Kedua belah pihak bahkan sudah melakukan pertemuan pada awal tahun ini. Akan tetapi, Subagja menolak sodoran kontrak dari klub berjuluk “Laskar Tridatu” itu.
Pertimbangannya, Egy masih memiliki tanggungjawab untuk menyelesaikan pendidikannya terlebih dahulu. Ketika itu, Bali United menawarkan Egy kontrak sebesar Rp 500 juta untuk durasi lima tahun. (kumparan.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here