Jakarta – Gagarin Nathaniel Yus membeberkan kunci keberhasilannya meraih medali emas renang di SEA Games 2017 Kuala Lumpur lalu. Dua di antaranya adalah latihan yang keras dan kejelian memilih jadwal uji tanding.

Gagarin, 21 tahun, meraih emas pada nomor 100 meter gaya dada putra dalam lomba di National Aquatic Centre, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, 25 Agustus 2017. Saat itu ia menorehkan catatan waktu 1 menit 01,76 detik yang sekaligus menjadi rekor nasional (rekornas) baru. Ia ikut mengantar renang Indonesia meraih empat emas, dari tiga yang ditargetkan..

Sepanjang persiapan menuju SEA Games, Gagarin sudah punya pola latihan yang rutin yang keras. “Saya latihan rutin tiap subuh dan sore,” kata Gagarin saat ditemui Tempo di wilayah Senayan, Senin, 11 September 2017.

Ia biasanya latihan di klub tempatnya berasal, yakni Almagary. Klub ini didirikan ayahnya, Marifa Herman Yus, yang juga pelatih pribadi Gagarin. Jam pagi yang dimaksud Gagarin, dimulai sejak subuh, dan dilanjutkan pada sore hari.

Agar tetap dalam kondisi ideal, ia biasa menerapkan pola latihan 9 kali renang, 1 kali gym, dan 1 kali lari dalam satu minggu. “Lari dilakukan tiap Senin pagi, sedangkan gym tiap hari Sabtu,” kata pria kelahiran 28 Desember 1995 tersebut. Hari Ahad ditujukan untuk istirahat.

Selain latihan, trik lain dari Gagarin adalah selektif memilih Try Out. Menurut dia, saat persiapan SEA Games 2017, ia sempat menolak mengikuti try out di Budapest dan lebih memilih try out di Hong Kong.

Di Budapest, waktu kejuaraan panjang sedangkan ia hanya turun di satu nomor saja. “Lebih baik saya ikut turnamen di Hong Kong yang hanya tiga empat hari, lalu saya bisa latihan lagi di Indonesia,” kata dia.

Menjelang SEA Games 2017, Gagarin juga harus cuti dari kesibukan kuliahnya. Ia diketahui tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Hukum di Universitas Atmajaya Jakarta. “Kalau untuk bisa berbarengan (latihan dan kuliah), berat. Karena itu kemarin saya cuti,” kata dia.

Kini, rehat seusai SEA Games dan menjelang Asian Games 2018, langsung ia manfaatkan untuk kembali melanjutkan kuliahnya. Latihan renang pun sementara waktu ia hentikan.

Cabang renang total menyumbang empat emas, 12 perak, dan 15 perunggu dalam perhelatan SEA Games 2017 di Malaysia. Hasil ini ada di atas target Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) yang hanya menargetkan tiga emas saja. (TEMPO.CO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here