JAKARTA, – Bukit Penanjakan adalah spot terbaik sekaligus terfavorit untuk melihat fenomena matahari terbit di Bromo, Jawa Timur. Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Sarif Hidayat, mengatakan wisatawan bisa menuju ke titik-titik pengamatan matahari terbit lain seperti Bukit Cinta dan Kingkong selama Bukit Penanjakan ditutup per tanggal 11 September 2017.

“Bukit Cinta dan Bukit Kingkong itu spot yang sama menariknya dengan Bukit Penanjakan yaitu matahari terbit dan pemandangan Gunung Bromo, Batok dan keindahan sekitarnya,” kata Sarif saat dihubungi KompasTravel, Senin (4/9/2017).

Menurutnya, di obyek wisata Bukit Cinta ada titik-titik foto tambahan seperti patung legenda Roro Anteng dan Joko Seger. Dua bukit tersebut punya keunggulan yang tak kalah dengan obyek wisata Bukit Penanjakan.

“Selain itu jarak pemandangan ke Bromo dan sekitarnya dekat dari kawasan tersebut sehingga lebih menarik,” jelasnya.

Dua obyek wisata tersebut masih termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Bukit Cinta dan Bukit Kingkong terletak di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

“Bukit Kingkong dan Bukit Cinta juga sebagai spot wisata lain agar pengunjung tidak hanya mengenal Bukit Penanjakan, sekaligus memecah konsentrasi pengunjung tadi hanya di satu tempat,” tambahnya.

Sebelumnya, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mengumumkan akan menutup obyek wisata Bukit Penanjakan per tanggal 11 September hingga 10 Desember 2017. Penutupan tersebut dilakukan dalam rangka perbaikan sarana dan prasaran di Bukit Penanjakan. (KOMPAS.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here