Sebagai warga Nahdlatul Ulama (NU), memang tak bisa lepas dari tradisi mesantren dan mempelajari kitab kuning. Banyak metode yang beragam yang diterapkan dalam masing-masing pesantren. Belum lama ini, tepatnya hari Rabu (9/8), Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi melakukan silahturahmi ke salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Bandung, yakni Ponpes Yatim Piatu Al Kasysyaf di Kompleks Vijayakusumah, Kelurahan Cipadung, Kota Bandung.

Kang Dedi, saapaan akrab beliau, secara langsung mengatakan kepada awak media atas ketakjubannya saat melihat dan sekaligus mengamati metodologi pendidikan yang disajikan oleh pengelola pesantren bagi para santri binaan di sana.

Kang Dedi melihat ada metode penerapan kultur literasi pada pesantren tersebut. “Melihat ini, saya akan mengutus rombongan dari Dinas Pendidikan Purwakarta untuk mempelajari metode tersebut,” kata Kang Dedi yang banyak mendapat dukungan dari masyarakat untuk maju dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 nanti.

Usai melakukan dialog dengan ketua pengurus Pesantren, diceritakan bahwa kontrakan di mana tempat yayasan belajar menulis 80 anak yatim itu, ternyata belum terbayarkan. Lantas atas dorongan sendiri, Kang Dedi dan teman-temannya berinisiatif patungan untuk menyelesaikan hal tersebut.

Kang Dedi berharap, dengan bantuan alakadarnya itu, nantinya tidak lagi ada anak-anak yang tidur di teras karena kurangnya fasilitas. Tentu saja uluran bantuan yang diberikan Kang Dedi itu tidak muncul tiba-tiba. Hal tersebut memang menunjukkan kecintaan Kang Dedi pada pesantren, seperti halnya yang sudah ia tunjukkan melalui berbagai kebijakan di Purwakarta selama ini.

Sesungguhnya kecintaan Kang Dedi pada pesantren telah tercermin dalam kebijakannya selama ini. Sehingga tak aneh apabila ekspresi kecintaan itu pula yang muncul ketika ia mengunjungi Pondok Pesantren Yatim Piatu Al Kasysyaf, Bandung. Sebab Kang Dedi juga sangat mencintai anak-anak yang sedang menuntut ilmu, baik di dalam dunia pesantren maupun sekolah umum lainnya. (07)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here