Komunikasi politik antara PDI Perjuangan dan Partai Golkar kian intens menjelang Pilkada Jabar 2018. Sinyalemen kedua partai ini berkoalisi pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur semakin kuat.

Kondisi ini, terlihat dengan datang berkungjungnya anggota DPR RI dari Komisi X Puti Pramathana Puspa Seruni Paundrianagari Guntur Soekarno Putri atau yang biasa dikenal dengan panggilan Puti Guntur Soekarno Putri, ke Kabupaten Purwakarta. Puti yang juga politikus PDI Perjuangan ini, berjalan berdampingan dengan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, saat karnaval beras perelek.

Seperti dilansir dari republika.com, cucu Proklamator Soekarno ini, mengaku sangat tertarik dengan kebudayaan Jawa Barat. Apalagi, ibunya ini merupakan orang Sunda. Jadi, ada darah Sunda yang mengalir dalam diri Puti.

“Sangat suka dengan kebudayaan Jabar. Saya pulang reses dari Ciamis, menyempatkan diri mampir ke Purwakarta,” ujarnya, kepada sejumlah wartawan, Jumat malam (4/8) lalu.

Tak hanya itu, Puti juga terpesona dengan program berbasis budaya Jabar yang sudah diaplikasikan oleh Pemkab Purwakarta. Ia menilai bakal calon gubernur dari Partai Golkar, yakni Dedi Mulyadi, tmemiliki visi yang jelas untuk kemajuan masyarakat Jawa Barat, bukan hanya Purwakarta.

Salah satu indikatornya, lanjut Puti, Kang Dedi (sapaan untuk Dedi Mulyadi) telah mampu membawa perkembangan positif bagi Purwakarta. Bahkan, kepercayaan publik akan kepala daerah dua periode ini sangat tinggi.

Terkait dengan kedatangannya ke Purwakarta, sebagai sinyalemen kedua partai ini berkoalisi, Puti mengaku masih dalam tahap komunikasi. Komunikasi politiknya ini, sebagaimana dilakukan dengan partai lainnya.

“Kalau untuk koalisi, kami menunggu keputusan pusat,” ujarnya.

Saat ini, dirinya sedang fokus mengenalkan diri terhadap warga Jabar. Mengingat, Puti digadang-gadang akan dicalonkan oleh PDI Perjuangan pada Pilgub Jabar 2018 mendatang.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here