PANGANDARAN – Dalam rangka Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Pangandaran melaksanakan simulasi untuk menghadapi bencana tsunami.

Kegiatan yang melibatkan ratusan pelajar, unsur pemerintahan, SKPD, TNI, Polri, Linmas, relawan dan segenap elemen masyarakat tersebut, diawali dengan membunyikan sirine TEWS yang dioperasikan oleh operator Pusdalops-PB Kabupaten Pangandaran.

Kepala DPKPB Nana Ruhena didampingi Nana Sukarna, Manager Pusdalops PB Pangandaran menjelaskan, simulasi bencana dilaksanakan untuk membiasakan masyarakat Pangandaran lebih siaga lagi terhadap bencana yang tidak diharapkan itu.

“Simulasi bencana yang dilaksanakan merupakan kejadian persis saat bencana terjadi diantaranya, bagaimana penggunaan shelter dan jalur evakuasi,” kata Nana.

Diharapkan simulasi bencana ini menjadi sebuah cara untuk menyadarkan masyarakat Pangandaran yang berada di daerah rawan bencana.

“Kita harus ingat, bahwa awal terjadinya bencana itu adalah kepanikan, dengan simulasi ini kita akan lebih siap untuk menghadapi bencana,” timpal Nana.

Terkait shelter tsunami tambah Nana, sebenarnya sudah diusulkan perlu di bangun empat lagi, antara lain di Desa Babakan Kecamatan Pangandaran, Batuhiu dan Bojongsalawe di Kecamatan Parigi, serta Madasari di Kecamatan Cimerak.

Sementara itu Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dalam sambutannya mengatakan, apresiasi kegiatan ini diharapkan akan memberikan pendidikan secara langsung dalam menghadapi bencana tsunami yang bisa datang kapan saja.

“Kami berharap relawan bencana seperti Tagana, FKDM bermarkas di shelter tsunami, agar memudahkan dalam berkoordinasi,” kata Jeje.

Selain memberikan sosialisasi menghadapi bencana Tsunami, Bupati juga mengupas tentang bencana lain yang kerap melanda Kabupaten Pangandaran, seperti banjir.

“Saya minta semua menjaga lingkungan dengan baik salah satu contohnya dengan tidak membuang sampah sembarangan,” pungkas Jeje.

Sumber : Sindonews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here