Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi tak henti memproduksi terobosan positif di berbagai sektor. Termasuk sektor pangan.

Terbaru, pria yang akrab disapa Kang Dedi itu mengatakan saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta sedang membangun sistem ATM beras. ATM ini bertujuan menjaga ketahanan pangan penduduk desa.

“Kami berusaha menjaga ketahanan pangan desa melalui teknologi, dan perwujudannya adalah ATM beras ini, yang akan diluncurkan Juni 2017,” kata Dedi, ketika berbicara pada kegiatan Bimbingan Teknis Informasi dan Teknologi Bagi Aparatur Desa Se Kabupaten Karawang di Karawang, Rabu (26/4).

Lebih lanjut Dedi menjelaskan, ATM ini bisa digunakan untuk mengambil beras dengan menggunakan kartu bagi warga yang tidak mampu. Para warga itu tinggal menggesekkan kartu untuk mendapatkan beras di ATM itu.

“Jadi, nanti orang yang tidak mampu akan mendapatkan kartu. Mereka tinggal menggesekkan kartu untuk mendapat bantuan beras,” ujar Dedi.

Peluncuran ATM beras ini merupakan upaya Pemkab Purwakarta menjadikan teknologi sebagai instrumen pembangunan desa. Melalui program ini, teknologi tak sekedar menjadi barang yang dikonsumsi warga desa sehingga mereka menjadi tak produktif lagi.

Selain itu, Dedi juga menekankan pentingnya warga desa yang ‘melek’ teknologi untuk melawan ‘hoax’ atau berita sesat. Namun, Dedi menegaskan cara untuk melawan hoax itu bukan dengan cara-cara frontal, melainkan dengan turut menyebarkan berita atau tulisan positif yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat.

“Kalau melawan hoax dengan frontal kita akan berantem terus setiap hari. Lebih baik melawan hoax dengan menyebarkan hal positif melalui teknologi, terutama media sosial,” kata Dedi.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here