Upaya mengenalkan budaya Sunda di kalangan pelajar disambut antusias seluruh sekolah di Depok Jawa Barat. Sebanyak 560 pelajar tingkat sekolah dasar (SD), sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) dan sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) se-Kota Depok, ambil bagian dalam perhelatan Pasanggiri Sunda, Sabtu, (22/4/2017).

Acara tahun ini dipusatkan di SMA Sejahtera Depok, Jawa Barat, berlangsung meriah. Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Muhammad Thamrin, didaulat membuka hajatan besar guru bahasa Sunda yang mengusung tema “Numuwuhkeun Ajen Ki Sunda Dina Raraga Milang Kala Kota Depok Ka – 18 Taun 2017″. Pembukaan Pasanggiri dilakukan dengan memainkan angklung oleh Kadisdik Kota Depok yang disambut tari Cangkurileung.

M Thamrin mengatakan kegiatan Pasanggiri sangat efektif untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan seni budaya Sunda kepada para pelajar khususnya di wilayah Jawa Barat. ”Semoga dengan kegiatan ini dapat melestarikan seni dan budaya Jawa Barat khususnya basa Sunda,” ujarnya dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Sabtu (22/4).

Selain itu, sambung Thamrin, diharapkan para pelajar dapat mengembangkan pendidikan karakteristik dalam kehidupan sehari hari. “Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan siapapun pemenang bisa membawa nama baik Kota Depok di tingkat lebih lanjut,” papar M Thamrin.

Ketua panitia  Anita mengatakan,  ada lima mata lomba yang digelar pada Pasanggiri 2017. ”Lomba itu adalah  membaca sajak Sunda, mendongeng Sunda, menulis dan membaca aksara Sunda, kawih Sunda dan tembang pupuh dengan juri dari pengawas, kepala sekolah dan guru,” papar Anita.

Lebih lanjut Anita mengatakan para juara akan menerima tropi, piagam dan uang pembinaan.  Adapun juara 1 dan 2 akan diikutsertakan dalam lomba tingkat provinsi.”Masing-masing tingkatan mengirim peserta putra dan putri dengan total 560 peserta. Untuk SD 220 peserta, SMP 225 peserta dan SMA 115 peserta,” tutur Anita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here