Desa mandiri, merupakan pola ideal ketika pedesaan mengelola keuangannya secara mandiri. Dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi telah mengupayakan terwujudnya pola ini di Kabupaten yang dipimpinnya.
Oleh sebab itu Kang Dedi, demikian pria ini akrab disapa, telah membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyertaan Modal Desa pada Februari 2017.
“Targetnya, seluruh desa di Purwakarta bisa mengelola dana investasi desa mandiri pada 2023 mendatang,” kata Dedi.
Menurut Dedi, dengan mengelola dana investasi sendiri, seuruh kebutuhan desa akan dibiayai dari dana investasi tersebut. Termasuk kebutuhan untuk menggaji para aparat desa, maupun untuk membangun semua sarana guna kepentingan masyarakat.
Dan disinilah wujud kemandirian desa, ketika desa tak lagi bergantung pada subsidi pemerintah daerah maupun pusat.
Rencananya, dana investasi yang dikucurkan Pemerintah Kabupaten Purwakarta ke masing-masing desa adalah sebesar Rp5 miliar dalam jangka waktu lima tahun.
Lantas bagaimana skema investasi yang bisa dilaksanakan oleh desa sebagai perwujudan desa mandiri ini?
Dedi sudah memikirkannya.
“Skema investasi yang dapat dilaksanakan oleh desa adalah dengan cara membeli saham perusahaan yang berdomisili di Purwakarta. Nantinya, Pemerintah Kabupaten Purwakarta akan menggandeng Otoritas Jasa Keuangan serta para tim ahli yang berasal dari kalangan praktisi dan akademisi,” ujar Dedi.
Demikianlah upaya mewujudkan desa mandiri di Purwakarta. Sebuah upaya memajukan desa oleh seseorang yang juga berasal dari desa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here