Dalam sebuah perbincangan politik, seorang teman berkata bahwa Kang Dedi Mulyadi itu musyrik…
Saya menatapnya heran, “Boleh definisikan apa itu musyrik ?” Dan dari penjelasannya tentang konsep musyrik, saya mengambil kesimpulan bahwa ia menuding Kang Dedi bukan seorang muslim.
Ah, kenapa selalu hal seperti ini yang lebih menarik bagi mereka untuk dipermasalahkan daripada berbicara tentang program ? Mungkin membahas program terlalu sulit, sehingga cara termudah adalah menghakimi seseorang melalui apa yang diyakininya.
Saya jadi teringat Presiden Suriah Bashar al Assad yang dituding syiah dan Jokowi yang dituding komunis. Untung saja ada beberapa simpatisan yang mengambil gambar mereka sedang shalat. Terkadang perlu sebuah gambar hanya untuk membuktikan kebenaran kepada orang bodoh, meski tetap yang tersulit adalah membuat mereka menerimanya..
Dan terkadang ada saja jalan untuk membuktikan kebenaran. Seorang teman mengunggah gambarnya ketika Kang Dedi sedang shalat berjamaah..
Temanku yang mengatakan Kang Dedi musyrik itu mungkin sedang minum kopi sekarang. Semoga ketika melihat gambar ini, cangkirnya tidak tertelan..
Seruput..

1 COMMENT

  1. Ok, memang saat ini cara politik yg mudah menjatuhkan lawan adalah spt itu..
    Tulisan singkat spt ini layak ditulis utk dibaca berulang2.. biar syarat tidak suka atau tidak utk memilih bahkan membenci org lain harus cukup alasan
    Pgn berpolitik, bertetangga, berkeluarga kedepan hendaknya butuh kecerdasan… ini saat dan contohnya.. asyik tuh!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here