Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengklaim angka kemiskinan di Jawa Barat pada tahun 2016 mengalami penurunan sebesar 8,5 persen.

“Data terakhir per bulan Maret 2016 menunjukan angka kemiskinan di Jawa Barat mengalami penurunan sebesar 8,5 persen. Lebih baik jika dibandingkan dengan tahun 2015,” ujar Deddy dalam rapat TKPKD di Ruang Sidang Ir.H. Seohoed Warnaen, Bappeda Provinsi Jabar, Kota Bandung, Rabu (19/10/2016).

Deddy menyebut angka tersebut lebih baik jika dibandingkan dengan akhir tahun 2015 yang mencapai 9,57 persen. Diharapkan penekanan angka kemiskinan setiap tahunnya dapat terus ditekan satu persen pertahun.

“Terkait hal itu makanya perlu kerjasama antara pemerintahan dan strategi pendekatan pengurangan kemiskinan yang melibatkan semua pihak dengan cara pendekatan individu, dengan fokus sasaran perlindungan sosial, peningkatan pelayanan dasar, dan pemberdayaan usaha ekonomi,” tuturnya. Hal tersebut sesuai dengan arahan pemerintah pusat melalui strategi dan kebijakan penanggulangan kemiskinan yang telah dikembangkan pemerintah.

Deddy menyoroti perbedaan data kemiskinan yang telah ada. Pihaknya menilai data yang berbeda menjadi salah satu kesulitan dalam menekan angka kemiskinan. “Jadi data kemiskinan mengalami simpangs siur dari mulai perbedaan data dan kedalaman data yang sulit diukur. Jadi berkembang anekdot ‘data di mana-mana tapi di mana-mana tidak ada data’,” kata dia di hadapan para peserta rapat.

Deddy menekankan agar seluruh tim yang hadir dalam rapat kali ini bisa mensinkronkan data agar lebih akurat. Jika ini dibiarkan akan menjadi kesulitan bagi pemerintah dalam menekan angka kemiskinan masyarakat di Provinsi Jabar.

“Kalau ini dibiarkan terjadi maka sebesar apapun anggaran hasilnya tidak akan optimal dalam menurunkan angka kemiskinan. Oleh sebab itu keberadaan tim TKPKD provinsi dan kabupaten/kota harus lebih dioptimalkan,” lanjutnya.

Rapat TKPKD dihadiri oleh seluruh jajaran Wakil Bupati dan Wakil Walikota se Jawa Barat. Deddy langsung memimpin rapat tersebut, didampingi oleh Kepala Bappeda Provinsi Jabar Jerry Yanuar. Mereka akan membahas untuk mewujudkan penanggulangan program kemiskinan yang terfokus terhadap sasaran yang dituju.

“Jadi tepat kegiatan, tepat lokasi, dan tepat anggaran. Beberapa hal yang penting yang perlu saya tekankan lagi melakukan koordinasi yang terpadu, melakukan evaluasi atas kebijakan program yang telah dan akan dilaksanakan dengan alokasi anggaran yang telah direncanakan,” jelasnya.

Selain itu pihaknya juga meminta pemantauan atas pelaksanaan program kemiskinan oleh perangkat daerah di lapangan. Demiz juga meminta untuk memperkuat seluruh sektor program penanggulangan kemiskinan dari berbagai daerah secara sistematis.

Sumber : https://news.detik.com/jawabarat/3324113/wagub-deddy-mizwar-klaim-angka-kemiskinan-di-jawa-barat-turun-85-persen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here