Dinilai peduli terhadap kebebasan beragama, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mendapat penghargaan dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) sebagai pemimpin daerah yang menjamin kebebasan beragama di daerahnya.

Ketua Komnas HAM Nur Kholis mengatakan pemerintah Kabupaten Purwakarta telah menegaskan penjaminan kebebasan warganya dalam berkeyakinan melalui Surat Edaran Nomor 450/2621/Kesra tentang Jaminan Melaksanakan Ibadah berdasarkan keyakinan yang aktif sejak 10 November 2015.

“Saat menandatangani surat edaran tersebut, Dedi menjamin bahwa di Purwakarta siapapun tak boleh mengganggu keyakinan seseorang dengan catatan ritual keagamaannya, tidak mengganggu ketertiban umum,” ujar Nur Kholis saat memberikan penghargaan di acara kongres nasional kebebeasan beragama dan berkeyakinan di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (23/2/2016).

Dikatakannya, dari berbagai riset, Jawa Barat terbukti sebagai provinsi dengan tingkat tindakan intoleransi tertinggi di kota dan kabupatennya. Namun, Dedi Mulyadi berani keluar sebagai kepala daerah yang toleran dengan kebijakannya. “Salah satunya surat edaran yang menegaskan kebebasan berkeyakinan agama apapun di Purwakarta,” ujarnya.

Dengan penghargaan yang diberikannya, Komnas HAM berharap kepala daerah harus juga bisa menegakkan hukum untuk melindungi warga negaranya. “Harus berani jadikan hukum di atas segalanya, walaupun risiko untuk melindungi semua warga negaranya itu berbahaya,” kata Nur Kholis.

Mendapat penghargaan tersebut, Bupati Dedi menyatakan bahwa tugas utama seorang pemimpin negara ataupun kepala daerah harus melindungi rakyatnya tanpa sekat-sekat yang bersifat politis. “Harus tegas pemimpin daerah, berdiri di atas negara, bukan keyakinan dirinya,” kata Dedi.

Prisnip bernegara yang baik, sambungnya, harusnya menjadi acuan seorang pemimpin.‎ Jangan sampai masyarakat dipecah belah oleh kelompok tertentu dan pemimpinnya hanya berdiam diri serta menyaksikan saja konflik yang merampas hak asasi manusia.

Ia berharap pemimpin daerah tidak ikut arus kelompok mayoritas, padahal kelompok tersebut melakukan hal yang tidak benar. “Harus berani hadapi kelompok intoleran, infiltrasi yang masuk, negara harus tegas, jangan kompormi, kelompok intoleran harus tegas dihadapi, pertauran atau hukum di atas itu semua,” tegasnya.

Sumber : http://news.okezone.com/read/2016/02/23/525/1319405/bupati-purwakarta-dapat-penghargaan-dari-komnas-ham

2 COMMENTS

  1. penghargaan ini sangat pantas buat kang dedi untuk conto pemimpin yang tegas.. maju terus kang dedi hihihi

  2. tapi sangat di sayangkan melestarikan budaya malah di benturkan dengan agama..
    yg seakan akan menjadi musyrik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here