Lahan Kumuh
INILAH, Purwakarta – Pemkab Purwakarta terus berbenah. Ibarat gadis cantik, mungkin saat ini kondisi kabupaten kecil kedua di Jabar itu tengah mekar-mekarnya menebar pesona. Makin hari, wajah daerah yang terkenal dengan Sate Maranggi-nya itu kian cantik dan menarik.
Berbagai inovasi terus bergulir tiada henti. Pembangunan-pembangunan yang mengedepankan spirit budaya pun terus dilakukan pemerintahan di wilayah ini setiap tahunnya. Di awal tahun ini pun, pemkab berupaya mempercantik setiap sudut kota menjadi lokasi yang kental dengan nilai-nilai pariwisata dan edukasi.
Saat ini, masyarakat yang tak sengaja berkunjung ke Purwakarta, mungkin tak hanya akan dimanjakan dengan pemandangan taman-taman kota yang di antaranya dihiasi sejumlah patung. Tapi, ada sejumlah ruang terbuka hijau (RTH) yang sengaja dihias sedemikian rupa, serta lebih diarahkan ke sektor pariwisata dan sarana edukasi.
Salah satu penambahan taman publik bernilai edukasi dan pariwisata yang saat ini dibangun, yakni Taman Baca Ciganea dan Taman Tanda Cinta. Lokasi taman ini, persis berada di sekitar perempatan Ciganea menuju pintu Tol Jatiluhur.
Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengatakan, di lokasi itu ada lahan seluas satu hektare milik pemerintah pusat. Sebelum itu, pihaknya telah meminta izin kepada pemerintah pusat melalui PT Jasa Marga dan Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpu-Pera) untuk menata lokasi tersebut menjadi sebuah taman indah.
“Dari pada kumuh dan tak terurus, kami berinisiatif untuk menata lahan negara ini menjadi lokasi menarik dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Dedi kepada INILAH saat meninjau langsung penataan RTH tersebut, Senin (6/3/2017).
Dedi menjelaskan, penataan RTH di lokasi ini tidak hanya difokuskan pada fungsi konservasi semata. Juga didorong pada sisi pariwisata dan edukasi. Supaya, masyarakat bisa menikmati fasilitas umum ini sebagai sarana rekreasi sekaligus pendidikan.
Dedi menambahkan, pihaknya pun akan melakukan sejumlah penataan di lahan-lahan milik pemerintah yang ada di sepanjang jalur arteri. Dalam hal ini, pemkab akan bekerja sama dengan Kementerian PU.
“Jadi, seluruh lahan milik PU akan kami tata supaya lebih artistik dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambah dia.

Sumber : http://www.inilahkoran.com/berita/jabar/66997/lahan-kumuh-akan-ditata-kang-dedi-menjadi-lebih-artistik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here